Rabu, 31 Oktober 2012

Billing Warnet Reviewed by PirantiLunak.web.id on 12.04 Rating: 4

Billing Warnet



Jika sebagian besar billing warnet membutuhkan server untuk pengaturan client dan menyimpan databasenya, tapi tidak untuk billing warnet yang satu ini. Ide awal dari pembuatan billing warnet ini adalah untuk memenuhi kebutuhan billing bagi usaha-usaha warnet atau rental komputer dengan jumlah pengunjung yang tidak terlalu banyak atau pada pemilik usaha warnet yang tidak memilik karyawan khusus untuk menjadi operator untuk menjaga warnet secara terus menerus. Jika pada billing warnet kebanyakan lainnya dibutuhkan minimal 2 komputer yang harus dinyalakan jika terdapat satu client saja yang dijalankan (server dan client), maka pada billing ini cukup komputer yg digunakan saja yg dinyalakan, sehingga dari perhitungan biaya listrik pun bisa jauh lebih ditekan.


Kenapa bisa terjadi demikian?... karena aplikasi billing ini diinstal pada masing-masing komputer client, dan akan dijalankan langsung ketika komputer dinyalakan. Sehingga user harus login dulu untuk dapat menggunakan komputer yang dimaksud.

Bagaimana dari sisi keamanannya?... jangan khawatir karena billing ini juga sudah dibekali kemampuan untuk mencegah perlakuan perlakuan curang yang biasa dilakukan oleh pengguna nakal, seperti anti task manager, anti ctrl-alt-del, merubah jam pada komputer, dll. Juga dilengkapi dengan password Administrator yang terenkripsi/diacak. 

Bagaimana dengan rekapitulasi datanya?... aplikasi ini pada dasarnya terdapat dua modul yaitu server dan client. Jadi administrator bisa memilih akan dijalankan sebagai server atau client. Jika dijalankan sebagai server, aplikasi ini membutuhkan pasword administrator dalam operasionalnya, seperti mengganti tarif, mengganti nama warnet, mengunduh data dari komputer client dll. Data yang diunduh dari masing-masing client inilah yang bisa dijadikan rekapitulasi untuk menghitung jumlah pendapatan dari warnet. Rekapitulasi data dari hasil mengumpulkan data masing-masing client tersebut dapat langsung dicetak atau diexport menjadi bentuk data lain seperti excel, pdf dll.

Billing ini menggunakan sistem pasca atau prabayar?... aplikasi ini awalnya dibuat dengan sistem pasca bayar (main dulu, lalu bayar belakangan) tapi setelah versi 3.5 telah dapat difungsikan menjadi sistem pra bayar (bayar dulu, lalu main sesuai jatah waktu yg didapat) pada sistem paketnya. Karena database pada aplikasi ini bersifat lokal, maka menyebabkan fungsi prabayar hanya dapat digunakan pada komputer yang sama pada waktu pertama kali login.

Beberapa fitur yang dimiliki Aplikasi ini diantaranya:
  • Stand Alone/Mandiri, artinya billing ini tidak tergantung kepada komputer server dalam menjalankannya, sehingga jika ada masalah pada komputer server tidak akan menggangu kerja warnet secara keseluruhan
  • Mendukung sistem tarif dan paket
  • Dilengkapi dengan password Administrator yang terenkripsi/diacak
  • Dapat dijalankan sebagai server atau client
  • Memiliki kemampuan anti Task Manager, Ctrl-Alt-Del, dll (pada sesi client)
  • Mampu mencegah user nakal yang merubah jam pada komputer
  • Dapat melanjutkan penghitungan billing jika ternyata komputer macet, restart atau listrik padam
  • Rekapitulasi data bisa langsung diprint atau di export kedalam bentuk file lain
  • Tersedia menu backup dan restore database
  • Gambar lock screen mudah diganti mengikuti wallpaper yang ada 
  • Shutdown dan Restart komputer hanya bisa dilakukan oleh Administrator
  • (Fitur BiMa mulai versi 3.0)
  • Memiliki sistem kemampuan peringatan dini, jika file aplikasi billing warnet ditempeli virus seperti virus alman, ramnit, sality dll
  • Blokir aplikasi yang tidak diinginkan contoh: Internet Download Manager
    (pada sesi client)
  • (Fitur BiMa mulai versi 3.5)
  • Dapat difungsikan menjadi billing sistem prabayar pada sistem paketnya
  • Perbaikan algoritma pemrograman sehingga semakin ringan untuk sistem dengan hardware yang pas-pasan

Sistem PraBayar:
  1. Masukkan jumlah voucher/paket yang akan disediakan pada pengaturan paket
  2. User bisa melakukan pembayaran terlebih dulu untuk besar voucher yang diinginkan. Contoh : Rp10000 untuk 240menit/4jam
  3. User dapat melakukan login sistem paket pada komputer manapun dengan menggunakan namanya sebagai userid (untuk memudahkan pengecekan oleh admin jika user lupa pasword)
  4. Setelah digunakan dalam beberapa waktu (kurang dari 4 jam) user bisa logout dengan melakukan klik kanan pada tombol stop untuk memunculkan menu simpan paket (seperti contoh gambar dibawah)
  5. Selanjutnya sistem akan mengeluarkan pasword secara acak yang dapat digunakan sebagai userid/nama pengguna pada KOMPUTER YANG SAMA
  6. User dapat mengetahui sisa waktu yang dimilikinya karena pada sistem paket waktu yang muncul akan dihitung secara mundur

Petunjuk cara install:
  1. Database BiMa versi 2 tidak kompatibel dengan versi 3
  2. Jalankan file setup_BiMa.exe
  3. Arahkan folder lokasi program ke drive D atau drive lainnya selain C, jika drive C akan dipasangi deepfreeze atau aplikasi sejenisnya, karena aplikasi ini akan menyimpan databasenya pada drive komputer itu sendiri (tanpa server)
  4. Tentukan password administrator pada waktu pertama kali dijalankan. Pasword defaultnya adalah "demo" tanpa tanda petik
  5. Lakukan pengaturan pada aplikasi ini apakah akan berjalan sebagai server atau client
  6. Lakukan full sharing pada lokasi folder instal aplikasi ini, supaya proses unduh data ke aplikasi server bisa berjalan dengan baik
  7. Tentukan nama komputer client secara spesifik, contoh: Komp-1, Komp-2, dst. Nama komputer ini akan digunakan sebagai identifikasi pada database server  
  8. Nonaktifkan shutdown dan logoff pada windows dengan cara jalankan gpedit.msc
  9. User Configuration> Administrative Templates> Start Menu & Taskbar> Remove And Prevent Access To Shut Down Command = Enabled   
  10. User Configuration> Administrative Templates> Start Menu & TaskbarRemove Logoff on the Start Menu = Enabled
  11. TERAKHIR... disable gpedit.msc, regedit, pengaturan jam, dll melalui menu Administrator - Pengaturan, untuk mencegah pengguna yang 'nakal'
  12. Install juga program remote seperti tightVNC untuk memudahkan kontrol pada client
  13. Untuk mempermudah langkah 8-11 anda juga bisa menggunakan software bantu seperti winlock dan sejenisnya


Beberapa contoh tampilannya...


Pengaturan Tarif

Pengaturan Paket

Rekap Pendapatan
 
Tutup aplikasi saat billing selesai


Blokir aplikasi selama billing bekerja


Menu pengaturan lainnya